Senin, 23 Maret 2015

Perburuan Gelar La Liga: Real Madrid Menyisakan Lebih Banyak Laga Kandang Ketimbang Barcelona

Kompetisi kasta tertinggi La Liga Spanyol telah menyelesaikan pekan ke-28 yang berarti tinggal menyisakan sepuluh pertandingan. Balapan menuju gelar juara masih berlangsung antara dua raksasa, Barcelona dan Real Madrid. Berikut ini peluang kedua tim jika melihat laga tersisa yang masih harus dimainkan.

 

Laga tandang ke Sánchez Pizjuan, markas Sevilla dan menjamu Valencia di Santiago Bernabeu sepertinya akan menjadi duel paling sulit bagi Madrid. Sementara Barca, yang memimpin dengan selisih empat poin, juga harus berhadapan dengan dua lawan yang dihadapi Real Madid dan memiliki dua tambahan jadwal berat saat bertandang ke markas Atlético dan Espanyol.

Jika melihat jadwal, Real Madrid memiliki keuntungan karena akan memainkan satu pertandingan kandang lebih banyak dibanding tim Katalunya. Madrid juga memiliki lebih sedikit lawan yang berpotensi menjegal ketimbang Barca. Namun, tantangan buat Los Merengues cukup berat karena jika diibaratkan balap lari Madrid kini harus malekukan sprint akhrir dengan tertinggal empat langkah kaki.

Bagi The catalans Keunggulan empat poin dari rival itu jelas merupakan keuntungan terbesar bagi Luis Enrique dan pasukannya. Selisih empat poin berarti Barca harus kehilangan poin dari dua pertandingan agar Real Madrid bisa menyusul. Sementara keuntungan bagi Madrid adalah mereka memiliki kelebihan dalam gol head-to-head, dengan pasukan Ancelotti mencetak empat gol berbanding tiga gol yang dibuat Blaugrana.





Madrid akan bermain kandang melawan Granada, Éibar, Málaga, Almeria, Valencia dan Getafe selain harus bertandang ke Rayo Vallecano, Celta Vigo, Sevilla dan Espanyol. Lawatan ke Sánchez Pizjuán dan menjamu Valencia adalan pertandingan tersulit bagi Madrid.

Barça, sementara itu, akan bermain kandang melawan Almería, Valencia, Getafe, Real Sociedad dan Deportivo selain harus berkunjung ke Celta, Sevilla, Espanyol, Córdoba dan Atlético.

Dua jadwal kunci yang memberi harapan terbesar bagi Madrid untuk memangkas jarak poin adalah laga pada tanggal 11 dan 19 April, saat mereka menjamu Éibar dan Málaga di Bernabéu, sementara Barça harus bermain tandang ke Sánchez Pizjuán untuk berduel dengan Sevilla lalu menjamu Valencia di Camp Nou.

Barça dan Madrid juga masih harus disibukkan dengan jadwal perempat-final Liga Champions yang juga bisa berimbas pada penampilan di liga domestik. Leg pertama menghadapi PSG dan Atlético akan berlangsung pada 14 dan 15 April, sebelum Barça menjamu Valencia di Camp Nou dan Madrid menyambut kedatangan Málaga.

Sepekan berikutnya, tepatnya pada 21 dan 22 April akan berlangsung leg kedua, setelah itu Madrid akan mengunjungi Celta dan Barcelona bertandang ke Espanyol. Jika kedua tim sama-sama lolos ke semi-final, leg pertama akan berlangsung pada 5 atau 6 Mei, dan leg kedua pada 12 dan 13 Mei.

Jika itu terjadi, akan berlangsung sebelum Barça menjamu Real Sociedad dan bertandang ke Calderón markas Atletico, sementara Madrid akan bermain di semi-final sebelum menjamu Valencia dan mengunjungi Espanyol.

Namun perlu diingat, laga-laga lain juga tak kalah penting dan bisa saja menjadi kejutan meskipun di atas kertas sulit terjadi. Nah, siapa kah yang akan memenangi balapan?

Perbandingan sisa laga madrid dan barca

Injak Kaki De Gea, Skrtel Terancam Dijatuhi Larangan Bertanding

FA (Football Association) akan memberikan hukuman kepada bek Liverpool Martin Skrtel setelah tindakannya menginjak kaki kiper Manchester United David de Gea saat pertandingan yang mempertemukan kedua tim, Minggu.

 

Skrtel melakukan injakan ke kaki kiper asal Spanyol itu di menit ke-95 dalam pertandingan di Anfield, di mana pada malam itu Liverpool mengalami kekalahan 2-1 dengan kehilangan satu pemain sejak awal babak kedua.



FA mengatakan dalam sebuah pernyataannya bahwa insiden itu tidak terlihat oleh para wasit yang bertanggung jawab di pertandingan itu, tapi insiden tersebut tertangkap oleh kamera pertandingan.



Pemain asal Slovakia itu memiliki waktu sampai pukul 6 petang pada hari Selasa untuk menanggapi tuduhan tersebut. Jika ia dinyatakan bersalah, maka Skrtel akan menghadapi hukuman tiga pertandingan, yang akan membuat dirinya absen melawan Arsenal dan Newcastle di Premier League dan Blackburn di Piala FA.



The Reds juga tanpa diperkuat oleh Steven Gerrard pada pertandingan mendatang, di mana ia diusir keluar lapangan pada awal babak kedua karena menginjak kaki Ander Herrera.

Minggu, 22 Maret 2015

Jadwal Pertandingan Timnas di AFC Cup U-23

Hujan Peluang, Timnas U-23 Gagal Kalahkan Tim Divisi Utama

Tim Nasional Indonesia U-23 tengah mempersiapkan diri untuk menghgadapi kualifikasi AFC Cup U-23 yang bakal berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) mulai 27 Maret 2015 mendatang.

Skuat berjuluk Garuda Muda tergabung di Grup H bersama Korea Selatan, Timor Leste dan Brunei Darussalam. Meski tampil di negara sendiri, pelatih Timnas U-23, Aji Santoso enggan meremehkan lawan.

"Saya sudah sampaikan sebelumnya kalau di Grup H tidak ada lawan yang ringan, terutama Korea Selatan. Sekarang, kami tidak bisa menganggap Brunei Darussalam tim lemah. Mereka merupakan tim yang dipersiapkan selama dua tahun. Bahkan tim kita sempat kalah dua kali. Itu artinya, mereka bagus, kalau dianggap engteng akan menjadi bahaya," ucap Aji usai memimpin latihan di lapangan Sumantri, Sabtu (21/3/2015) sore WIB.

"Sedangkan Timor Leste mempunyai banyak pemain naturalisasi yang baru. Jadi, menurut saya, persaingan di grup ini sangat ketat. Tapi, saya optimistis pemain Timnas U-23 bisa tampil maksimal di pertandingan nanti," sambung pria berusia 44 tahun tersebut.

Aji juga menjelaskan kalau dirinya akan memindahkan tempat latihan Timnas U-23 ke lapangan sepak bola Sutasoma 77, Halim, Jakarta Timur.

"Saya lihat lapangan Soemantri tidak mendukung latihan kami, terutama rumputnya. Jadi latihan untuk besok (hari ini) saya pindah ke Halim," Aji mengakhri.

Berikut jadwal pertandingan Grup H babak kualifikasi Piala Asia U-23 2016:

27 Maret 2015
Korsel vs Brunei Darussalam
Indonesia vs Timor Leste

29 Maret 2015
Indonesia vs Brunei Darussalam
Timor Leste vs Korsel

31 Maret 2015
Brunei Darussalam vs Timor Leste
Indonesia vs Korsel.

Mata Gemilang, Liverpool Tumbang di Anfield

Liverpool vs Manchester United

Drama menghiasi laga Liverpool vs Manchester di Anfield, Minggu (22/3/2015). Kartu merah yang diterima Steven Gerrard selama kurang dari semenit, tendangan salto Juan Mata dan penalti Wayne Rooney yang gagal mewarnai laga yang berakhir dengan skor 1-2 untuk tim tamu.

Pada lima menit awal, Liverpool menguasai bola dan Raheem Sterling berhasil melewati Daley Blind sebelum mendapat dikawal dengan ketat oleh Phil Jones. Namun dribel Sterling kurang mulus, bola mengalir terlalu deras dan mampu ditangkap oleh De Gea.

Memasuki menit ke-15, Liverpool harus kecolongan lewat serangan cepat yang diinisiasi oleh Ander Herrera. Juan Mata berlari lebih cepat ketimbang bek-bek Liverpool, menggunakan kaki kanannya, sayap asal Spanyol itu memperdaya Simon Mignolet.

Tiga menit kemudian, Daniel Sturridge melepaskan tembakan usai menerima umpan Jordan Henderson, tetapi bola melebar tipis dari samping gawang. Sempat ada tubrukan yang terjadi di tengah lapangan ketika Phil Jones berebut bola atas dengan Adam Lallana hingga terjatuh, meski sempat mengerang kesakitan pemain Inggris ini bisa melanjutkan laga.

Usai kejadian itu, Manchester United kembali menekan. Terjalin kerja sama antara Daley Blind dan Michael Carrick yang meneror gawang tuan rumah tetapi tembakan yang dieksekusi nama terakhir gagal menemui sasaran.

Pada menit ke-32, The Reds nyaris menyamakan angka. Dari sektor kanan, Jordan Henderson mengirim umpan dan menemui kaki Daniel Sturridge, ia kemudian mengirim umpan kepada Adam Lallana. Tak mendapatkan kawalan ketat dan David de Gea yang sudah mati langkah, Lallana menembak tapi bola melebar tipis di samping gawang.

Manchester United sebenarnya punya peluang bagus ketika Carrick melepaskan tendangan dari luar kotak penalti tapi itu bisa diamankan oleh Simon Mignolet. Tapi hingga babak pertama usai, keunggulan tetap milik tim tamu.

Di babak kedua, Brendan Rodgers memasukkan Steven Gerrard yang menggantikan Adam Lallana agar bisa membakar semangat penggawa Liverpool. Alih-alih memberikan kontribusi positif, sang kapten malah diusir wasit walau baru 48 detik berada di lapangan

Pada menit ke-57, terdapat kejadian yang mengocok perut ketika Di Maria yang sedang mengejar bola pantulan menangkap bola padahal posisi si kulit bundar belum keluar lapangan. Namun keputusan Martin Atkinson kembali membuat dahi mengernyit karena pemain Argentina itu tak mendapat hukuman.

Beberapa saat kemudian, Phil Jones menerjang Jordan Henderson yang berlari tanpa bola tapi wasit hanya memberikan kartu kuning. Kembali Balotelli berlari dengan Phil Jones dan bek Inggris itu menjatuhkan diri, kesal akan aksi divingnya Balotelli menyentil kuping Jones dan Atkinson memberikan kartu kuning untuk Super Mario.

Luka Liverpool kian bertambah ketika pada menit ke-59, Juan Mata bertukar operan dengan Angel di Maria. Dengan sebuah umpan chip, bola berputar ke udara dan menemui salto Juan Mata yang mengarahkan si kulit bundar ke sisi kanan Mignolet.

Liverpool akhirnya memperkecil skor menjadi 1-2 di menit ke-69. Menerima umpan mendatar dari Coutinho, Sturridge melepaskan tembakan dari sudut sempit yang gagal ditepis De Gea. Selepas gol Sturridge tepatnya di menit ke-78, tensi pertandingan kian memanas, bahkan Balotelli nyaris berkelahi dengan Chris Smalling dan Mignolet beradu dengan Wayne Rooney.

Lima menit jelang laga berakhir, Mignolet sempat membuat jantung pendukung The Reds berdegup kencang ketika sundulan yang kurang akurat dari Can nyaris direbut Di Maria. Namun, Mignolet dengan tenang menerima operan rekannya yang sempat mengecoh lawan sebelum mengoper bola kembali.

Memasuki menit tambahan waktu, Daley Blind terjatuh oleh dorongan Emre Can dan wasit menunjuk titik putih. Rooney yang 10 tahun terakhir gagal mencetak gol di Anfield kembali harus bersabar karena sepakan penaltinya ditepis Mignolet.

Di menit akhir, Martin Skrtel berlari mengejar bola yang berhasil diselamatkan De Gea. Namun pria Slovakia itu menginjak betis De Gea dan laga ini harus diakhiri dengan ketegangan. Hasil ini membuat MU tetap berada di peringkat keempat dengan 59 poin dari 30 laga. Sementara Liverpool berada setingkat di bawah MU dengan koleksi 54 poin.

Liverpool: Mignolet, Can, Skrtel, Sakho, Henderson, Allen, Moreno / Balotelli (66), Sterling, Lallana/ Gerrard (46), Coutinho, Sturridge

Manchester United: De Gea, Valencia, Jones, Smalling, Blind / Rojo (90), Carrick, Herrera/ Falcao (83), Mata, Fellaini, Young/ Di Maria (55), Rooney.