Kompetisi kasta tertinggi La Liga Spanyol telah menyelesaikan pekan ke-28 yang berarti tinggal menyisakan sepuluh pertandingan. Balapan menuju gelar juara masih berlangsung antara dua raksasa, Barcelona dan Real Madrid. Berikut ini peluang kedua tim jika melihat laga tersisa yang masih harus dimainkan.

Laga tandang ke Sánchez Pizjuan, markas Sevilla dan menjamu Valencia di Santiago Bernabeu sepertinya akan menjadi duel paling sulit bagi Madrid. Sementara Barca, yang memimpin dengan selisih empat poin, juga harus berhadapan dengan dua lawan yang dihadapi Real Madid dan memiliki dua tambahan jadwal berat saat bertandang ke markas Atlético dan Espanyol.
Jika melihat jadwal, Real Madrid memiliki keuntungan karena akan memainkan satu pertandingan kandang lebih banyak dibanding tim Katalunya. Madrid juga memiliki lebih sedikit lawan yang berpotensi menjegal ketimbang Barca. Namun, tantangan buat Los Merengues cukup berat karena jika diibaratkan balap lari Madrid kini harus malekukan sprint akhrir dengan tertinggal empat langkah kaki.
Bagi The catalans Keunggulan empat poin dari rival itu jelas merupakan keuntungan terbesar bagi Luis Enrique dan pasukannya. Selisih empat poin berarti Barca harus kehilangan poin dari dua pertandingan agar Real Madrid bisa menyusul. Sementara keuntungan bagi Madrid adalah mereka memiliki kelebihan dalam gol head-to-head, dengan pasukan Ancelotti mencetak empat gol berbanding tiga gol yang dibuat Blaugrana.
Madrid akan bermain kandang melawan Granada, Éibar, Málaga, Almeria, Valencia dan Getafe selain harus bertandang ke Rayo Vallecano, Celta Vigo, Sevilla dan Espanyol. Lawatan ke Sánchez Pizjuán dan menjamu Valencia adalan pertandingan tersulit bagi Madrid.
Barça, sementara itu, akan bermain kandang melawan Almería, Valencia, Getafe, Real Sociedad dan Deportivo selain harus berkunjung ke Celta, Sevilla, Espanyol, Córdoba dan Atlético.
Dua jadwal kunci yang memberi harapan terbesar bagi Madrid untuk memangkas jarak poin adalah laga pada tanggal 11 dan 19 April, saat mereka menjamu Éibar dan Málaga di Bernabéu, sementara Barça harus bermain tandang ke Sánchez Pizjuán untuk berduel dengan Sevilla lalu menjamu Valencia di Camp Nou.
Barça dan Madrid juga masih harus disibukkan dengan jadwal perempat-final Liga Champions yang juga bisa berimbas pada penampilan di liga domestik. Leg pertama menghadapi PSG dan Atlético akan berlangsung pada 14 dan 15 April, sebelum Barça menjamu Valencia di Camp Nou dan Madrid menyambut kedatangan Málaga.
Sepekan berikutnya, tepatnya pada 21 dan 22 April akan berlangsung leg kedua, setelah itu Madrid akan mengunjungi Celta dan Barcelona bertandang ke Espanyol. Jika kedua tim sama-sama lolos ke semi-final, leg pertama akan berlangsung pada 5 atau 6 Mei, dan leg kedua pada 12 dan 13 Mei.
Jika itu terjadi, akan berlangsung sebelum Barça menjamu Real Sociedad dan bertandang ke Calderón markas Atletico, sementara Madrid akan bermain di semi-final sebelum menjamu Valencia dan mengunjungi Espanyol.
Namun perlu diingat, laga-laga lain juga tak kalah penting dan bisa saja menjadi kejutan meskipun di atas kertas sulit terjadi. Nah, siapa kah yang akan memenangi balapan?
Laga tandang ke Sánchez Pizjuan, markas Sevilla dan menjamu Valencia di Santiago Bernabeu sepertinya akan menjadi duel paling sulit bagi Madrid. Sementara Barca, yang memimpin dengan selisih empat poin, juga harus berhadapan dengan dua lawan yang dihadapi Real Madid dan memiliki dua tambahan jadwal berat saat bertandang ke markas Atlético dan Espanyol.
Jika melihat jadwal, Real Madrid memiliki keuntungan karena akan memainkan satu pertandingan kandang lebih banyak dibanding tim Katalunya. Madrid juga memiliki lebih sedikit lawan yang berpotensi menjegal ketimbang Barca. Namun, tantangan buat Los Merengues cukup berat karena jika diibaratkan balap lari Madrid kini harus malekukan sprint akhrir dengan tertinggal empat langkah kaki.
Bagi The catalans Keunggulan empat poin dari rival itu jelas merupakan keuntungan terbesar bagi Luis Enrique dan pasukannya. Selisih empat poin berarti Barca harus kehilangan poin dari dua pertandingan agar Real Madrid bisa menyusul. Sementara keuntungan bagi Madrid adalah mereka memiliki kelebihan dalam gol head-to-head, dengan pasukan Ancelotti mencetak empat gol berbanding tiga gol yang dibuat Blaugrana.
Madrid akan bermain kandang melawan Granada, Éibar, Málaga, Almeria, Valencia dan Getafe selain harus bertandang ke Rayo Vallecano, Celta Vigo, Sevilla dan Espanyol. Lawatan ke Sánchez Pizjuán dan menjamu Valencia adalan pertandingan tersulit bagi Madrid.
Barça, sementara itu, akan bermain kandang melawan Almería, Valencia, Getafe, Real Sociedad dan Deportivo selain harus berkunjung ke Celta, Sevilla, Espanyol, Córdoba dan Atlético.
Dua jadwal kunci yang memberi harapan terbesar bagi Madrid untuk memangkas jarak poin adalah laga pada tanggal 11 dan 19 April, saat mereka menjamu Éibar dan Málaga di Bernabéu, sementara Barça harus bermain tandang ke Sánchez Pizjuán untuk berduel dengan Sevilla lalu menjamu Valencia di Camp Nou.
Barça dan Madrid juga masih harus disibukkan dengan jadwal perempat-final Liga Champions yang juga bisa berimbas pada penampilan di liga domestik. Leg pertama menghadapi PSG dan Atlético akan berlangsung pada 14 dan 15 April, sebelum Barça menjamu Valencia di Camp Nou dan Madrid menyambut kedatangan Málaga.
Sepekan berikutnya, tepatnya pada 21 dan 22 April akan berlangsung leg kedua, setelah itu Madrid akan mengunjungi Celta dan Barcelona bertandang ke Espanyol. Jika kedua tim sama-sama lolos ke semi-final, leg pertama akan berlangsung pada 5 atau 6 Mei, dan leg kedua pada 12 dan 13 Mei.
Jika itu terjadi, akan berlangsung sebelum Barça menjamu Real Sociedad dan bertandang ke Calderón markas Atletico, sementara Madrid akan bermain di semi-final sebelum menjamu Valencia dan mengunjungi Espanyol.
Namun perlu diingat, laga-laga lain juga tak kalah penting dan bisa saja menjadi kejutan meskipun di atas kertas sulit terjadi. Nah, siapa kah yang akan memenangi balapan?
Perbandingan sisa laga madrid dan barca